
Gagasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menarik dan mempertahankan talenta unggulan Indonesia yang saat ini berkarier di berbagai negara. Prabowo menilai diaspora Indonesia memiliki potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan nasional.
Diaspora Indonesia Punya Talenta Kelas Dunia
Prabowo menyebut diaspora Indonesia tersebar di berbagai negara dan memiliki keahlian di banyak bidang strategis.
Mereka mencakup ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, hingga profesional kelas dunia.
Keahlian dan pengalaman internasional yang dimiliki kelompok tersebut dinilai dapat menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi persaingan global.
Tidak Ingin Talenta Terbaik Kehilangan Ikatan dengan Tanah Air
Sebagian diaspora Indonesia memilih kewarganegaraan negara lain karena tuntutan karier, keluarga, maupun pengabdian di luar negeri.
Prabowo menilai kondisi tersebut tidak semestinya membuat talenta terbaik Indonesia kehilangan ikatan dengan tanah air.
Melalui kebijakan yang lebih fleksibel, pemerintah ingin membuka ruang agar diaspora tetap dapat berkarier di tingkat internasional sekaligus memiliki hubungan yang lebih kuat dengan Indonesia.
Kewarganegaraan Ganda Tidak Berlaku Umum
Kebijakan yang dibuka pemerintah bukan berarti seluruh WNI akan mendapatkan kewarganegaraan ganda.
Prabowo menegaskan bahwa penerapannya akan dilakukan secara terbatas, selektif, dan terukur. Pemerintah akan menyusun kriteria dan mekanisme seleksi untuk menentukan WNI yang memiliki talenta istimewa serta mampu memberikan kontribusi luar biasa bagi kepentingan nasional.
Dengan demikian, kebijakan tersebut diarahkan khusus kepada kelompok diaspora yang dianggap memiliki nilai strategis bagi Indonesia.
Uji Integritas Jadi Bagian Penting
Pemerintah juga akan menerapkan uji integritas serta kewajiban yang jelas bagi penerima kebijakan tersebut.
Selain itu, aspek keamanan dan kepentingan negara akan menjadi bagian penting dalam penerapan kewarganegaraan ganda terbatas.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah ingin memberikan ruang kepada diaspora tanpa mengabaikan perlindungan terhadap kepentingan nasional.
Peluang Memperkuat Kontribusi Diaspora
Dengan kebijakan yang lebih adaptif, diaspora Indonesia berpotensi memiliki ruang lebih besar untuk memberikan kontribusi sesuai bidang keahliannya.
Ilmuwan dan peneliti dapat memperkuat kerja sama riset, profesional teknologi dapat mendukung pengembangan inovasi, sementara pengusaha dan profesional lainnya dapat memperluas jaringan ekonomi Indonesia di tingkat global.
Kebijakan tersebut juga berpotensi memperkuat hubungan Indonesia dengan komunitas diaspora di berbagai negara.
Perubahan Undang-Undang Disiapkan
Karena menyangkut status kewarganegaraan, pemerintah akan mengusulkan perubahan undang-undang sebagai dasar untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas.
Perubahan tersebut nantinya menjadi dasar untuk mengatur kriteria penerima, mekanisme seleksi, hak dan kewajiban, serta aspek keamanan yang berkaitan dengan kebijakan.
Strategi Mempertahankan Talenta Indonesia
Wacana yang disampaikan Prabowo menunjukkan perubahan pendekatan dalam melihat diaspora Indonesia.
Talenta yang berkarier di luar negeri tidak semata-mata dipandang sebagai sumber daya manusia yang meninggalkan Indonesia, tetapi juga sebagai potensi yang dapat tetap memberikan kontribusi bagi kepentingan nasional.
Jika dirancang dengan mekanisme yang tepat, kewarganegaraan ganda terbatas dapat menjadi instrumen untuk mempertahankan hubungan dengan talenta unggulan, memperkuat jejaring internasional, serta membuka peluang kontribusi diaspora bagi Indonesia.
Pada akhirnya, pemerintah ingin memastikan bahwa warga Indonesia yang memiliki kemampuan luar biasa tetap memiliki ruang untuk berkembang di dunia internasional tanpa harus kehilangan hubungan dengan tanah air.












